Tanda-tanda kucing mau melahirkan dan persiapannya?
Kucing betina di rumah ada yang sedang hamil? Bingung apa tanda-tanda menjelang melahirkan? Ngga tau apa yang harus disiapkan? ... hmmm, simak penjelasan dibawah ini yuuukk.. berdasarkan pengalaman selama mengurus pasukan berbulu di Rumah Kucing Ciparay...
Tanda-Tanda kucing akan melahirkan
Kucing yang akan melahirkan biasanya menunjukkan tanda-tanda (gejala) :
Jika kucing kita yang sedang hamil sudah menunjukkan gejala seperti itu, sebaiknya kita harus meningkatkan pengawasan terhadap kucing tersebut. Cara yang paling mudah adalah dengan memasukkan kucing tersebut ke dalam kandang sehingga pengawasan dan penanganannya lebih mudah dan cepat
Persiapan sebelum Melahirkan (Partus)
Persiapan sebelum partus (melahirkan) antara lain :
Sediakan kandang/tempat yang nyaman dan hangat.
Sebuah kotak kardus yang besar diisi dengan handuk atau alas serta serpihan koran sudah cukup memadai. Tempatkan ditempat yang hangat, bersih, tenang dan terawasi. Pastikan tempat ini telah tersedia minimal 1-2 minggu sebelum waktunya melahirkan. Tempatkan kucing tersebut pada kandang itu minimal 7-12 hari sebelum melahirkan. Supaya kucing terbiasa sampai dia melahirkan.
Gunakan litter yang tidak mudah menggumpal.
Kadang-kadang kucing melahirkan anaknya di kotak/tempat kotoran (litter). Pasir yang terdapat dalam kotak litter bisa menenpel di tubuh anak yang baru lahir. Induk kucing biasanya tidak mau membersihkan (menjilati) anaknya bila tertutup pasir yang menggumpal, jadi ganti pasir gumpal dengan pasir zeolit untuk sementara waktu.
Jauhkan dari kucing lain
Kucing akan mencari tempat yang nyaman dan tidak terganggu saat melahirkan anak-anaknya. Biasanya induk memilih lemari baju, kolong tempat tidur atau tempat sepi lainnya. Resikonya bila melahirkan di kolong tempat tidur, akan menyulitkan kita mengawasi dan membantunya saat proses melahirkan. Lebih baik sediakan kandang atau kotak di tempat yang tidak terjangkau oleh kucing lain.
Siap-siap cari drh / klinik hewan yang buka 24jam
Ini buat emergency case kalau-kalau pada saat melahirkan sungsang, harus caesar, bleeding berkepanjangan,dll.
Pas proses melahirkan di rumah, Siapkan peralatan berikut ini.
- Gunting
- Benang
- Baskom
- Kapas
- Beberapa Lap Kering yang lembut (sediakan cukup banyak)
- Alcohol 70%
Proses Kelahiran
Tahap Pertama
Saat kucing sudah benar-benar akan lahir atau disebut juga masa kritis, akan ditandai dengan kegelisahan induk kucing yang semakin meningkat.
Induk akan mengeong dan berjalan berputar-putar terus, sediakan tempat seperti kardus atau nampan yang lebar dan dialasi kain kering.
Tahap Kedua
Selanjutnya air ketuban akan pecah, membasahi bagian belakang (ekor paha belakang dan sekitarnya). Bila sudah seperti itu, umumnya tidak lama kemudian akan lahir anak kucing satu persatu.
Jika setelah 1-2 jam pecahnya ketuban dan anak kucing tidak lahir-lahir sebaiknya kucing sesegera mungkin dibawa ke dokter hewan untuk dibantu proses persalinannya, agar secepatnya dapat diambil tindakan medis jika kucing perlu penanganan tenaga profesional.
Tahap Ketiga
Pada kelahiran anak pertama biarkan dan perhatikan kucing, apakah mau membersihkan selaput yang menyelimuti anaknya (biasanya induk yang pintar dan baik akan memakan plasenta dan menjilati selaput tersebut dan merawat anaknya satu-persatu).
Namun jika tidak secepatnya ambil tindakan untuk membersihkan selaput dengan kain kering lembut hingga benar-benar kering dengan cara digosok-gosok. Jangan ragu melakukan hal ini hingga benar-benar kering, maksud dari menggosok adalah merangsang anak kucing. Serta pastikan hidung kucing tidak tersumbat oleh lendir, dengan cara disedot menggunakan pipet untuk dapat bernafas sendiri.
Dan kemudian memotong plasenta dengan gunting yang sudah direndam alkcohol sebelumnya (agar steril), lalu tali pusatnya ikat dengan benang sekitar 1 cm dari perut anak kucing tersebut. Selanjutnya letakkan bayi kucing tersebut pada nampan/kardus di samping induknya, bila perlu beri lampu diatasnya agar hangat. Lakukan hal yang sama pada anak kucing yang lainnya.
Biasanya anak/bayi2 kucing tersebut berurutan kelahirannya setiap beberapa menit, namun bisa juga lebih lama dari itu, dikarenakan induknya tidak melakukan tugasnya dengan benar, atau bisa juga karena kelelahan atau hal-hal lainnya.
Tahap Keempat
Setelah semua bayinya lahir, bersihkan sisa-sisa bekas melahirkan tersebut sampai bersih dengan menggunakan pembersih lantai yang mengandung anti bakteri. Umumnya induk kucing akan beristirahat sejenak sambil membersihkan tubuhnya, kemudian dia akan memberikan susu pertama yang mengandung colostrum pada anak-anaknya.
Tahap Kelima
Letakan tempat makan dan minum di dekatnya agar sang induk tidak berlama-lama meninggalkan anaknya bila ingin minum ataupun makan, sehingga induknya merasa aman dan nyaman dalam melindungi anak-anaknya.
Semoga info diatas bisa membantu cat friends yaa...
Salam Paws,
![]() |
| Source : Rumah Kucing Ciparay (Rukuci) |
Kucing yang akan melahirkan biasanya menunjukkan tanda-tanda (gejala) :
- Yang paling mudah dikenali adalah Berisik
- Menggaruk-garuk alas atau tempat pembuangan kotoran.
- Mencari tempat tersembunyi untuk melahirkan anaknya sekaligus agar anak-anaknya aman dari kucing lain.
- Nafsu makannya berkurang.
Jika kucing kita yang sedang hamil sudah menunjukkan gejala seperti itu, sebaiknya kita harus meningkatkan pengawasan terhadap kucing tersebut. Cara yang paling mudah adalah dengan memasukkan kucing tersebut ke dalam kandang sehingga pengawasan dan penanganannya lebih mudah dan cepat
Persiapan sebelum Melahirkan (Partus)
Persiapan sebelum partus (melahirkan) antara lain :
Sediakan kandang/tempat yang nyaman dan hangat.
Sebuah kotak kardus yang besar diisi dengan handuk atau alas serta serpihan koran sudah cukup memadai. Tempatkan ditempat yang hangat, bersih, tenang dan terawasi. Pastikan tempat ini telah tersedia minimal 1-2 minggu sebelum waktunya melahirkan. Tempatkan kucing tersebut pada kandang itu minimal 7-12 hari sebelum melahirkan. Supaya kucing terbiasa sampai dia melahirkan.
Gunakan litter yang tidak mudah menggumpal.
Kadang-kadang kucing melahirkan anaknya di kotak/tempat kotoran (litter). Pasir yang terdapat dalam kotak litter bisa menenpel di tubuh anak yang baru lahir. Induk kucing biasanya tidak mau membersihkan (menjilati) anaknya bila tertutup pasir yang menggumpal, jadi ganti pasir gumpal dengan pasir zeolit untuk sementara waktu.
Jauhkan dari kucing lain
Kucing akan mencari tempat yang nyaman dan tidak terganggu saat melahirkan anak-anaknya. Biasanya induk memilih lemari baju, kolong tempat tidur atau tempat sepi lainnya. Resikonya bila melahirkan di kolong tempat tidur, akan menyulitkan kita mengawasi dan membantunya saat proses melahirkan. Lebih baik sediakan kandang atau kotak di tempat yang tidak terjangkau oleh kucing lain.
Siap-siap cari drh / klinik hewan yang buka 24jam
Ini buat emergency case kalau-kalau pada saat melahirkan sungsang, harus caesar, bleeding berkepanjangan,dll.
Pas proses melahirkan di rumah, Siapkan peralatan berikut ini.
- Gunting
- Benang
- Baskom
- Kapas
- Beberapa Lap Kering yang lembut (sediakan cukup banyak)
- Alcohol 70%
Proses Kelahiran
Tahap Pertama
Saat kucing sudah benar-benar akan lahir atau disebut juga masa kritis, akan ditandai dengan kegelisahan induk kucing yang semakin meningkat.
Induk akan mengeong dan berjalan berputar-putar terus, sediakan tempat seperti kardus atau nampan yang lebar dan dialasi kain kering.
Tahap Kedua
Selanjutnya air ketuban akan pecah, membasahi bagian belakang (ekor paha belakang dan sekitarnya). Bila sudah seperti itu, umumnya tidak lama kemudian akan lahir anak kucing satu persatu.
Jika setelah 1-2 jam pecahnya ketuban dan anak kucing tidak lahir-lahir sebaiknya kucing sesegera mungkin dibawa ke dokter hewan untuk dibantu proses persalinannya, agar secepatnya dapat diambil tindakan medis jika kucing perlu penanganan tenaga profesional.
Tahap Ketiga
Pada kelahiran anak pertama biarkan dan perhatikan kucing, apakah mau membersihkan selaput yang menyelimuti anaknya (biasanya induk yang pintar dan baik akan memakan plasenta dan menjilati selaput tersebut dan merawat anaknya satu-persatu).
Namun jika tidak secepatnya ambil tindakan untuk membersihkan selaput dengan kain kering lembut hingga benar-benar kering dengan cara digosok-gosok. Jangan ragu melakukan hal ini hingga benar-benar kering, maksud dari menggosok adalah merangsang anak kucing. Serta pastikan hidung kucing tidak tersumbat oleh lendir, dengan cara disedot menggunakan pipet untuk dapat bernafas sendiri.
Dan kemudian memotong plasenta dengan gunting yang sudah direndam alkcohol sebelumnya (agar steril), lalu tali pusatnya ikat dengan benang sekitar 1 cm dari perut anak kucing tersebut. Selanjutnya letakkan bayi kucing tersebut pada nampan/kardus di samping induknya, bila perlu beri lampu diatasnya agar hangat. Lakukan hal yang sama pada anak kucing yang lainnya.
Biasanya anak/bayi2 kucing tersebut berurutan kelahirannya setiap beberapa menit, namun bisa juga lebih lama dari itu, dikarenakan induknya tidak melakukan tugasnya dengan benar, atau bisa juga karena kelelahan atau hal-hal lainnya.
Tahap Keempat
Setelah semua bayinya lahir, bersihkan sisa-sisa bekas melahirkan tersebut sampai bersih dengan menggunakan pembersih lantai yang mengandung anti bakteri. Umumnya induk kucing akan beristirahat sejenak sambil membersihkan tubuhnya, kemudian dia akan memberikan susu pertama yang mengandung colostrum pada anak-anaknya.
Tahap Kelima
Letakan tempat makan dan minum di dekatnya agar sang induk tidak berlama-lama meninggalkan anaknya bila ingin minum ataupun makan, sehingga induknya merasa aman dan nyaman dalam melindungi anak-anaknya.
Semoga info diatas bisa membantu cat friends yaa...
Salam Paws,

Tidak ada komentar: